Ciri-Ciri Burung Sakit yang Perlu Diketahui

Ciri-Ciri Burung Sakit yang Perlu Diketahui - Burung merupakan hewan aves yang masuk dalam golongan vertebrata (bertulang belakang). Memelihara burung merupakan sebuah hobi yang penuh dengan resiko, dari resiko kematian maupun resio kehilangan karena lepas. Untuk mengurangi resiko kematian karena kesehatan yang menurun dapat kita lakukan dengan mengatami kondisi burung secara langsung. Beberapa ciri-ciri burung yang sakit dapat kita ketahui dari tubuh, mata, lubang hidung dll yang akan kita bahas disini.

Penyebab kematian burung menurut Drh Drahmojono secara langsung maupun tidak langsung adalah karena kekuranglengkapan gizi (malnutrisi) serta stres. Adakalanya pemilik burung memberi pakan secara berlebihan namun mutunya rendah serta begitu-begitu saja (monoton) sehingga mengakibatkan terjadinya kekurangan zat nutrisi (defisiensi).

Drh Dhramojono menambahkan tingkat stres pada burung juga disebabkan oleh buruknya higiene, perubahan-perubahan suhu yang cukup cepat serta trauma baik fisik maupun psikis. Karena faktor-faktor tersebut banyak kasus burung mati mendadak.
Ciri-Ciri Burung Sakit yang Perlu Diketahui
Burung mempunyai sifat alami yang tidak kita duga, banyak burung yang pandai menyembunyikan kelemahannya agar selamat dari predator/musuh-musuhnya, sehingga seolah-olah burung terlihat sehat. Namun, jika kita teliti dan jeli dalam mengamatnya kita dapat mengetahui burung sedang sakit atau tidak.

Berikut ini adalah Ciri-Ciri Burung Sakit yang Perlu Diketahui

1. Tubuh
Ciri yang pertama dapat kita lihat dari tubuhnya. Jika terdapat benjolan atau timbunan pada tubuh burung dapat dipastikan burung dalam kondisi tidak sehat.

2. Mata
Beberapa ciri yang dapat kita lihat dari mata adalah keluarnya cairan seketrum, yaitu cairan yang tidak normal/tidak biasa. Ciri lain adalah berubahnya warna mata, sayu, mata sering dipejam-pejamkan dan terjadi pembengkakan di sekitar mata.

3. Kebiasaan Sehari-hari
Jika tingkah laku tidak seperti biasanya patut kita curigai kesehatan burung yang kita pelihara.

4. Lubang Hidung/Nostrils
Beberapa ciri yang dapat kita lihat antara lain hidung keluar ingus, ada sesuatu yang membeku sehingga menutupi lubang hidung atau bahkan bersin-bersin. Bisa juga dapat kita lihat jika burung membuka-buka paruhnya karena sesak napas. Ciri lain adalah bulu-bulu di sekitar lubang hidung/nostril dan kepala kelihatan kotor karena sering digaruk.

5. Sendi Tulang
Lihat sendi-sendi tulang apakah terjadi pembengkakan dan berubah bentuk. Jika terjadi demikian segera lakukan perawatan.

6. Sayap dan Bulu
Jika burung tampak suram dan kusut perlu kita curigai kesehatannya. Cek juga kondisi sayap apakah lunglai baik 1 sayap atau keduanya. Bisa juga hilangnya perilaku menata bulu burung yang seperti biasanya.

7. Keseimbangan
Jika burung tidak mampu bertengger, tampak sempoyongan dan tidak suka bergerak segeralah lakukan pertolongan.

8. Nafsu Makan
Ciri ini adalah yang paling mudah terlihat. Jika nafsu makan berkurang, tidak pandai mematuk makanannya atau bahkan berat bada menurun sudah dipastikan kondisi burung sedang sakit.

9. Warna Kotoran Burung
Warna kotoran burung (feses) memang tergantung pada makanan yang dimakannya. Walaupun demikian pemilik burung harus segera tanggap bilamana kotoran berwarna kuning, coklat kekuning kuningan atau hitam legam. Dengan warna feses yang demikian dapat diindikasikan telah terjadi pendarahan di dalam tubuh burung. Ciri lain jika kondisi feses tidka seperti biasanya misalnya berair atau terlalu keras

Hal yang paling darurat dan harus segera ditangani adalah ketika burung mengalami pendarahan dan dihimbau agar mencari menghubungi dokter hewan. Jangan lupa untuk menutupi kurungan dengan kain/kertas koran ketikga dibawa ke dokter hewan agar burung tidak stres.

Demikian Ciri-Ciri Burung Sakit yang Perlu Diketahui, semoga bermanfaat bagi sobat Burung Mania.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ciri-Ciri Burung Sakit yang Perlu Diketahui"

Post a Comment